Indosat Sediakan Layanan "Satu Pintu"

Indosat sedang melakukan gebrakan untuk menggenjot pendapatannya di tahun ini. Salah satunya dengan menjual beragam layanan melalui "satu pintu".

Division Head Gaming and Content Indosat Andri Fisaterdi menjelaskan selama ini akses layanan value added service (VAS) dari Indosat cukup banyak. Untuk mempermudah menikmati layanan, Indosat menyediakan satu akses nomor khusus.

"Akses layanan VAS Indosat cukup banyak. Agar tidak membingungkan pelanggan, maka akses dipermudah hanya satu akses," kata Andri saat Media Gathering di iCafe Kantor Pusat Indosat Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Selama ini, ada nomor akses Indosat seperti *363# atau *889# atau nomor lainnya untuk mengakses layanannya. Saat ini, untuk memudahkan dalam mengingat, maka Indosat membuat satu akses khusus yaitu *123#.

Menurut Andri, dengan mengakses *123# maka semua layanan VAS milik Indosat akan dirangkum dalam satu tempat. Sehingga, pelanggan juga semakin mudah mendapatkan konten atau aplikasi yang akan dicari."Nomor akses ini bukan ikut-ikutan operator lain. Ini memang tidak ada aturannya (untuk memakai nomor akses *123#), yang penting pelanggan bisa mudah mengingatnya," tambahnya.

Saat mengakses *123# maka pelanggan akan disuguhi paket-paket VAS dari Indosat, mulai dari paket promo telepon, konten, internet, paket BlackBerry, aplikasi, fitur, info poin hingga komunitas.
Karena menyambut bulan Ramadhan, Indosat juga telah menyatukan segala konten mengenai bulan Ramadhan dalam nomor akses khusus tersebut. "Sekali akses, semua konten bisa terpenuhi," jelasnya.

Namun Andri mengingatkan agar pelanggan juga mengerti terhadap aplikasi atau konten yang ingin dibeli. Saat pelanggan menyatakan setuju membeli, berarti ada pulsa yang akan terpotong.
"Besarannya macam-macam, ada yang mulai Rp 1.000 hingga Rp 16.000 atau bahkan bisa lebih sesuai konten yang dibelinya," tambahnya.

Beda pelanggan
Indosat membagi dua layanan VAS yang dimilikinya yaitu push service dan pull service. Untuk push service, pengguna hanya perlu registrasi sekali dan seterusnya akan dikirimi layanan konten atau aplikasi.
Sementara pull service adalah layanan yang hanya sekali saja dibeli oleh pelanggan, tanpa harus mendapatkan konten atau aplikasi secara beruntun lewat sms.

"Dulu tren pelanggan suka memakai layanan push (90 persen) dan 10 persen memakai layanan pull. Kini pelanggan lebih suka layanan pull (80 persen)," katanya.

Dengan memakai layanan pull maka pelanggan tidak akan dikhawatirkan kehilangan pulsa secara tiba-tiba. Beda dengan layanan push yang harus menerima sms bisa dua kali dalam seminggu. "Pelanggan sudah mulai sadar terhadap aplikasi atau konten yang dibeli," tambahnya.

Untuk melakukan bisnis VAS, Indosat juga bekerjasama dengan Content Provider (CP). Saat ini, Indosat telah bekerjasama dengan 85 CP baik yang ritel maupun komunitas.
Indosat juga mengingatkan kepada pengguna agar selalu ingat terhadap konten atau aplikasi yang dibeli secara berlanggganan. Ini dimaksudkan agar pelanggan tidak seakan-akan dibohongi dan dipotong pulsanya terus menerus.

Untuk mengecek aplikasi atau konten yang saat ini sedang dibeli oleh pelanggan, maka pelanggan juga bisa mengecek ke nomor akses *726#. Di nomor tadi akan terlihat, pengguna membeli layanan VAS apa saja melalui nomor Indosat (baik IM3, Indosat Mobile, Mentari maupun Matrix).

Jika ingin berhenti menggunakan layanan, maka nomor akses *726# merupakan cara cepat dan gampang untuk menghentikan sms premium saat berlangganan.
"Jika mematikan aplikasi melalui CP itu agak sulit, kami punya caranya. Secara otomatis, pengguna yang mengaktifkan *726# dan memilih berhenti (stop), maka semua aplikasi atau konten yang dibeli (baik push service maupun pull service) akan hilang dari database Indosat.

Nantinya, pihak Indosat akan bekerjasama dengan CP untuk memberitahu bahwa pelanggan dengan nomor tertentu sudah tidak berlangganan sms premium lagi. "Pelanggan tidak perlu mengetik UNREG dan sebagainya. Hanya perlu menekan *726#, maka pelanggan otomatis menghentikan layanan VAS dari Indosat," tambah Andri.

Sumber : KOMPAS.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel